Pengawasan itu dilakukan agar kegiatan yang mengerahkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat tidak dipergunakan untuk kampanye. Mengingat Irna dan Tanto diprediksi akan kembali mencalonkan diri di Pilkada 2020 mendatang.
Demikian disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Pandeglang, Karsono, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (9/3).
"Kalau dari Bawaslu saat ini semua kegiatan yang melibatkan ASN dan masyarakat, selalu kita awasi. Termasuk kunjungan-kunjungan yang dilakukan oleh Ibu Bupati, khawatir ada kegiatan atau aktivitas yang mengarah kepada Pilkada 2020," ungkap Karsono, dilansir
Kantor Berita RMOLBanten.
Meski tidak mendapatkan jadwal secara resmi terkait Kunker Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Bawaslu Pandeglang terus berusaha untuk mencari informasi mengenai kegiatan yang banyak melibatkan ASN dan masyarakat itu.
"Kita selalu menugaskan Panwas, seperti halnya hari ini (Senin, red), di dua tempat di Cigeulis dan di Sobang," bebernya.
Meski begitu, Bawaslu sampai dengan saat ini belum mendapatkan laporan terkait adanya pelanggaran yang terkait dengan agenda kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.
"Kalau sampai saat ini saya belum ada report dari-temen temen kecamatan. Kemarin kan di Munjul sama di Dindangresmi belum ada report yang memang mengarah pada pelanggaran netralitas. tapi Kami akan kita pantau terus di 35 kecamatan itu," tandasnya.