Dalam kontes ini, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai Mulfachri Harahap sedikit diuntungkan. Pasalnya, mantan ketua Fraksi PAN itu mendompleng terus nama besar pendiri PAN Amien Rais.
Sementara para lawan, termasuk Zulhas harus mengandalkan kekuatan pengaruh pribadi masing-masing.
“Saat ini yang sedang asyik mendompleng ya Mulfachri,†ujarnya saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/2).
Namun demikian, mendompleng bukan hal yang diharamkan dalam politik. Itu bagian dari strategi yang biasa dilakukan untuk mengerek popularitas dan elektabilitas pribadi yang kurang kuat.
“Jadi tak ada yang melarang. Kalau mendompleng itu sebagai strategi untuk mendapatkan kemenangan ya sah-sah saja,†tandasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: