Gerakan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan car free day yang diikuti sekitar 1500 orang dari berbagai kalangan. Selain itu juga dihadiri pula oleh Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman Safri Burhanuddin, Sekjen Kominfo Rosarita Niken Widiastuti dan Dirjen Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya KLHK Rosa Vivien Ratnawati.
Dalam sambutannya Deputi Safri mengatakan, aktivasi gerakan ini menjadi bagian dari program pemerintah Gerakan Indonesia Bersih yang sebelumnya dilaunching oleh Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada tanggal 28 April tahun ini.
Acara ini juga dilakukan lantaran, Indonesia kini sedang berada di dalam kondisi darurat sampah plastik.
"70 persen saat ini ikan kita mengandung micro plastik, jadi gambarannya kalau ada 10 ikan, 7 diantaranya di dalam perutnya mengandung micro plastic," ujarnya.
Dengan ini, ia mengajak masyarakat untuk mulai peduli dengan lingkungan masing-masing agar kondisi tersebut tidak makin memburuk.
"Kita tidak ingin ini berlanjut terus, dengan bantuan teman-teman kominfo mari kita memulai dari lingkungan kita sendiri, hidup bersih, melakukan pemilahan sampah plastik sendiri agar yang masih bisa dipakai bisa tepilah dengan baik," ajaknya.
Sementara itu, Sekjen Kominfo Rosarita Niken mengatakan bahwa program 1 juta Tumbler ini merupakan upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat bijak menggunakan kemasan sekali pakai.
"Mari kita gunakan tumbler untuk mengurangi sampah plastik kemasan air minum," ajaknya.
Lebih jauh, Kominfo melalui program 1 juta Tumbler itu akan membagikan tumbler ke 10 kota berbarengan dengan kegiatan olahraga pada hari Minggu.
"Kegiatan ini akan kami lanjutkan ke sepuluh kota-kota besar di Indonesia, antara lain Yogyakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Pontianak, Makassar, Semarang, Lampung, Medan dan Papua Barat," pungkasnya.
Selain diberikan tumbler, masyarakat diajak melakukan senam Maumere, Poco-Poco dan Zumba bersama di ujung acara.
BERITA TERKAIT: