Penolakan Sandiaga Di Tabanan Tidak Akan Berlarut-Larut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 26 Februari 2019, 03:04 WIB
Penolakan Sandiaga Di Tabanan Tidak Akan Berlarut-Larut
Arsul Sani/Net
rmol news logo Penolakan aktivitas kampanye calon wakil presiden, Sandiaga Uno di Kabupaten Tabanan, Bali diyakini tidak akan menjadi persoalan berkepanjangan.

"Saya kira tidak," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Arsul Sani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/2).

Arsul menguraikan bahwa kondisi Pilpres 2019 yang hanya diikuti dua kontestan membuat dualisme di masyarakat sulit dihindari. Dualisme dukungan, sambungnya, bahkan turut terjadi di tubuh partai yang menaungi dirinya, PPP.

"Contoh yang paling nyata misalnya di Jogja itu kan juga ada elemen PPP yang mendukung 02, sebagian terbesar mendukung 01," jelas kader PPP itu.

Soal konflik, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan aparat keamanan yang sudah menjanjikan dan menyatakan siap mengamankan Pemilu 2019.

"Kalau kita mendengarkan paparan dari jajaran kepolisian, mereka cukup siap mengamankan," pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA