Gerindra: Aksi Blokade Jokowi Tidak Terjadi Kalau Pemerintah Responsif

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 14 Februari 2019, 17:58 WIB
Gerindra: Aksi Blokade Jokowi Tidak Terjadi Kalau Pemerintah Responsif
Hadang Jokowi/Net
rmol news logo . Aksi blokade mobil dinas Presiden Joko Widodo oleh buruh Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) yang mengalami PHK massal, tidak akan terjadi jika Jokowi gerak cepat menyerap aspirasi mereka.

Demikian disampaikan Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Kamis (14/2).

"Aksi blokade itu tidak akan terjadi kalau Presiden Jokowi tidak lamban menyikapi aspirasi mereka," ujar Andre.

Dia juga menyayangkan aksi semacam itu menimpa Presiden Jokowi. Namun demikian, dapat dipahami nasib para awak sopir tengki itu berbulan-bulan menyampaikan aspirasi tanpa respons yang jelas dari pemerintah.

"Sangat disayangkan ya menimpa rombongan Presiden. Tapi mungkin dengan cara apalagi mereka agar bisa langsung menyampaikan aspirasinya ke Presiden," tutur Andre.

Lebih lanjut, dia meyakini bahwa tidak akan terjadi aksi penghadangan iring-iringan Presiden jika respons dari pemerintah dilakukan secara cepat dan memberikan solusi untuk nasib para buruh sopir tangki itu.

"Bukan hanya lamban yang sampai berbulan-bulan, tapi penyebabnya juga belum ada solusi penyelesaian dari pemerintah," pungkas Andre. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA