Begitu kata Direktur Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said. Menurutnya, pemerintahan Jokowi penuh dengan catatan buruk di bidang hukum.
“Justru kemarin itu menurut saya yang membuat mutu Jokowi turun apabila masuk dalam kasus. Karena catatan di bidang hukum buruk,†katanya di salah satu restoran di Jakarta Pusat, Selasa (22/1).
Catatan baik pemerintahan Jokowi di bidang hukum tidak sebanding dengan yang buruk. Oleh karenanya, dalam debat kemarin Jokowi dianggap main aman.
Fungsi kepala negara yang selama ini digembor-gemborkan tidak dapat melalukan intervensi terhadap persoalan hukum, sambung Sudirman, seharusnya tidak dijadikan alasan sampai sejumlah kasus tidak terselesaikan.
Meski tidak bisa mengintervensi, sambung mantan Menteri ESDM itu, seorang pemimpin negara dapat melakukan kontrol terhadap proses hukum.
“Ini ada fungsi kepala megara yang katanya tidak bisa mengintervensi, tapi seorang pemimpin negara bisa mengontrol proses hukum. Ini sembilan kali teror pimpinan KPK tidak terungkap, pemimpin DPR dan DPRD ditangkap korupsi, kasus HAM masa lalu tidak terselesaikan,†katanya.
[ian]