Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengatakan perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 sangat krusial. Ketertiban dan keamanan saat perayaan Natal dan tahun baru menunjukkan indikasi potensi gangguan saat Pemilu 2019
"Aman tidaknya perayaan Natal dan tahun baru kali ini akan memberikan gambaran kesiapan Polri meredam gangguan saat Pilpres yang tinggal hitungan bulan saja. Terlebih Pemilu serentak masih berpotensi munculnya penggunaan SARA yang menimbulkan disharmonisasi," kata Sahroni, dalam keterangannya, Selasa (25/12).
Sahroni mengingatkan, Polri tak boleh lengah melakukan pengamanan Natal dan tahun baru, khususnya terhadap aksi teror. Pelaku yang mencoba merusak tatanan harmonis kerukunan umat beragama harus ditindak tegas.
Selain itu, Sahroni meminta Polri mencermati dan menganalisa rangkaian teror bom yang terjadi pada tahun ini. Seperti lima bom yang diledakkan di Surabaya oleh para pelaku teror pada tanggal 13-14 Mei lalu.
"Jangan lengah terhadap aksi teror. Saya yakin Polri telah melakukan pemetaan dengan baik dan mampu mengamankan potensi gangguan yang akan muncul," tandasnya.
[lov]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: