Syukuran tersebut sekaligus deklarasi dukungan dari sembilan partai koalisi Indonesia Kerja Kabupaten Bogor ini juga dihadiri politisi senior Golkar, Agung Laksono dan politisi PDI Perjuangan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, serta para alim ulama.
Ketua TKD Koalisi Indonesia Kerja Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi mengatakan, pembentukan posko pemenangan ini untuk mensinergikan kerja bersama partai koalisi, relawan, dan simpatisan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf pada Pemilu 2019.
"Kita harus menang secara bermatabat dan baik. Cara kampanye juga harus menjaga persatuan dan kesatuan," katanya.
Pria yang karib disapa Jaro Ade ini juga meminta agar seluruh lapisan pendukung, kader partai dan relawan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan.
Dia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kondusivitas pelaksanaan Pemilu 2019 pada April mendatang.
"Jangan jadikan perbedaan dalam menentukan pilihan pasang capres hubungan persaudaraan menjadi renggang, bahkan retak. Jadikan Pemilu 2019 yang sejuk dan damai," imbaunya.
Baginya terpenting sama-sama harus bisa berkomitmen untuk tetap menjaga NKRI dan mewaspadai informasi yang viral di media sosial.
"Kita juga harus berkampanye anti-
hoax," ujar Jaro Ade.
Lanjut Jaro Ade, seluruh pendukung paslon nomor urut 01 agar mampu menyosialisasikan program-program Presiden Jokowi seperti dalam bidang infrastruktur, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dana desa dan lainnya.
Dia juga menyinggung soal pemekaran wilayah bagian barat di kabupaten Bogor. Menurutnya, pemekaran itu harus segera terealisasi dikarenakan sudah direncanakan sejak 1991.
Dalam acara tersebut juga dilakukan penggalangan dana secara sukarela guna mendukung dana kampanye. Hingga akhir acara terkumpul dana sebesar Rp 517 juta. Dana tersebut, kata Jaro Ade tentunya masih sangat minim mengingat untuk daerah Bogor dengan sekitar 3,4 juta pemilih.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google