Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengatakan, Reuni 212 merupakan momentum bagi Prabowo. Pasalnya, mereka yang datang ke acara reuni adalah yang kecewa dengan 4 tahun kepemimpinan petahana, Joko Widodo.
"Jokowi sudah dianggap gagal, momentum sudah didapat Prabowo. Tinggal bagaimana menjaga ghirah dan optimisme publik," ujar Andrianto saat berbincang dengan redaksi, Rabu (5/12).
Reuni 212 di Monas Jakarta pada 2 Desember lalu diklaim dihadiri oleh lebih dari 8 juta peserta. Andrianto mengaku yakin Prabowo bisa mengumpulkan massa dengan jumlah yang sama, bahkan lebih.
Pasalnya, saat ini publik sudah memberi vonis rezim Jokowi gagal total dan pemerintahannya tidak layak diteruskan.
"Pasti bisa. Rakyat ingin perubahan. Emangnya jutaaan rakyat kumpul cuman mau reuni? Tidak, mereka ingin perubahan. Apalagi panitia 212 juga dari BPN Prabowo-Sandi," terang Andrianto.
[rus]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: