Gatot Nurmantyo: Bentengi Ibu Pertiwi Dengan Pluralisme Dan Kikis Radikalisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 11 November 2018, 03:50 WIB
Gatot Nurmantyo: Bentengi Ibu Pertiwi Dengan Pluralisme Dan Kikis Radikalisme
Gatot Nurmantyo/Net
rmol news logo Rasa terima kasih atas perjuangan para pahlawan turut disampaikan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Hari Pahlawan, Sabtu (10/11).

“Untuk seluruh pahlawan yang telah gugur demi bangsa ini, yang pernah tegak berdiri, sepenuh hati merebut dan menjaga kemerdekaan negeri. Terima kasih banyak atas perjuanganmu untuk kami, untuk bangsa ini,” tuturnya sebagaimana diunggah di akun Instagram @nurmantyo_gatot.

Dia memastikan bahwa seluruh anak bangsa ini tidak akan melupakan jasa perjuangan para pahlawan. Jasad para pahlawan tidak akan dimaknai sebatas tulang-tulang yang berserakan. Lebih dari itu, ada arti pengorbanan yang harus dikenang dan dijadikan pelajaran.

“Kami masih mendengar deru-mu, terbayang derap tegap langkahmu,” jelasnya.

Gatot menambahkan bahwa perjuangan para pahlawan harus diteruskan. Cita-cita pahlawan itu adalah menjaga kekayaan bangsa ini, melindungi keutuhan persatuan, dan kesatuan negeri.

“Membentengi ibu pertiwi dengan merengkuh pluralisme, mengikis radikalisme, melawan korupsi, memberantas narkoba, memerangi kemiskinan, menghapus kebodohan, mewujudkan masyarakat berderajat kesehatan yg tinggi, mempertajam ilmu pengetahuan, dan mempertebal kearifan,” sambungnya.

Tidak hanya itu menyebarkan informasi yang benar, bukan hoax, juga bagian dari meneruskan perjuangan pahlawan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saling mengingatkan, bukan saling menjatuhkan. Serta mengukuhkan jati diri menuju kejayaan negeri yang telah engkau tinggalkan pada kami,” tukasnya. [ian]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA