“Mundurnya Yudi Latif ini pelajaran bagi kita semua, ini keteladanan yang perlu diapresiasi,†kata Hafid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/6).
Ia mengakui, sikap Yudi Latif merupakan cerminan dari seorang ksatria dan kemuliaan mengingat ada sesuatu yang lebih penting.
“Pengunduran diri itu semoga untuk suatu kepentingan yang lebih besar, tentunya untuk kepentingan bangsa dan negara,†ujarnya.
Walaupun BPIP ini baru dibentuk, namun menurutnya kemudaratan demi kemudaratan telah diperlihatkan oleh lembaga ini. Atas dasar tersebut, ia menilai Yudi Latif tahu diri.
“Tiada suatu yang diperbuatnya dan kondisi bangsa ini makin tidak kondusif,†tandas Hafid.
[fiq]