"Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Berdirinya Barak PKPI ini isinya pemuda yang kuat, tangguh, nasionalis dan bukan pemuda yang suka menyebarkan berita hoax," kata Karyono dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Jumat (8/6).
Dikatakan dia, semua organisasi atau partai politik memiliki organisasi kepemudaan dan jika dihitung hampir ribuan. Hal ini menandakan bahwa peran pemuda sangat dibutuhkan di era milineal.
Lebih lanjut, Karyono menyebutkan bahwa gerakan radikalisme dan terorisme saat ini justru mengandalkan teknologi media sosial. Peneliti senior itu mengingatkan agar Barak PKPI bisa mengkaji fenomena tersebut.
"Barak PKPI jangan kalah dengan terorisme dan radikalisme. Barak PKPI harus lebih radikal tapi radikal yang positif dalam menjaga keutuhan NKRI dan memperjuangkan nasib masyarakat kecil," sebutnya.
Karyono menyarankan pola gerakan pemuda yang digawangi Barak PKPI harus bisa di upgrade dan dievaluasi besar-besaran untuk melawan gerakan radikalisme.
"Barak PKPI harus lebih radikal dalam hal positif dan progresif," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: