Fadli Zon: Indonesia Tidak Butuh Rutan Tambahan, Tapi Sistem Keamanan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/soraya-novika-1'>SORAYA NOVIKA</a>
LAPORAN: SORAYA NOVIKA
  • Jumat, 11 Mei 2018, 23:36 WIB
Fadli Zon: Indonesia Tidak Butuh Rutan Tambahan, Tapi Sistem Keamanan
Fadli Zon/Net
rmol news logo Indonesia tidak butuh penambahan rumah tahanan (rutan) khusus untuk para narapidana narkoba dan terorisme.

Kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah sistem keamanan rutan yang baik, seperti di Nusakambangan yang masuk kategori high super maximum security (SMS) atau berstandar pengamanan maksimum.  

"Jadi saya pikir harusnya tidak perlu seperti itu, persoalannya adalah pada sistem keamanannya, bukan pada tempatnya," ujar Fadli Zon di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa sistem keamanan rutan saat ini kacau karena banyak orang yang telah selesai divonis tetap ditempatkan di rutan.

Seharusnya, sambung Fadli, mereka yang sudah divonis tidak ditempatkan di rutan. Sebab rutan sebenarnya berfungsi sebagai tempat transit.

“Kalau yang masih dalam proses tidak masalah di tempat transit, jadi rutan dari brimob ini kan seharusnya memang spesial gitu atau khusus sebagai transit, mestinya kan demikian," imbuhnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA