Sejauh ini sudah ada dua partai politik yang berkomunikasi terkait kesiapannya menjadi capres maupun cawapres.
"Sebagai warga negara Indonesia yang baik, saya siap jika memang diamanahkan untuk maju sebagai calon Presiden maupun Wakil Presiden," jelasnya saat dibincangi sejumlah awak media di Rumah Makan Sri Melayu, Palembang, seperti diberitakan
Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu (22/4).
Meski mengaku siap, Abraham tidak ingin pernyataanya disebut dianggap sebagai deklarasi. Menurutnya, tidaklah mudah untuk menjadi capres maupun cawapres tanpa dukungan partai. Selain dukungan partai, sambung Samad, elektabilitas dalam survei juga menjadi poin penting.
"Saya sadar juga, saya bukan orang parpol dan banyak duit. Jadi kita lihat juga, nanti gimana. Saya tidak punya modal, ada yang bilang (partai) mau jadikan Presiden ada juga yang bilang wakil," ungkapnya.
Samad hadir di Palembang untuk menjadi pemateri anti korupsi. Sejauh ini dirinya sudah berkunjung ke sembilan daerah.
"Palembang adalah kota kesembilan yang saya kunjungi pada safari seminar motivasi yang aktif dilaksanakan," pungkasnya.
[nes]