Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menilan penjelasan Aris sangat penting agar masyarakat tidak terjebak dalam pernyataan ambigu dan memunculkan kericuhan.
"Aris harus menjelaskan jangan sampai statment itu menggatung dan membingungkan semua orang," ujar Bamsoet di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4).
Politisi Golkar ini menambahkan KPK harus tetap kompak dan lembaga yang dipercaya masyarakat. Jika internal sudah menyatakan ada kuda troye di KPK, maka tidak menutup kemungkinan masyarakat tidak mempercaya lagi langkah yang lembaga anti rasuah itu.
"Kalau lembaga KPK ini kompak, kami tidak ragu apa yang diproses disana baik dan untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Bamsoet.
Sebelumnya, Aris mengungkapkan kekecewaan terhadap internal KPK mengenai surat elektronik atau e-mail dari internal lembaga antirasuah yang diterimanya.
Menurutnya, e-mail tersebut terkait dengan proses perekrutan penyidik. Setelah melihat isi e-mail itu, Aris mengaku kecewa lantaran dalam e-mail tersebut dinyatakan bahwa salah seorang Kasatgas yang akan kembali ke KPK justru dituduh sebagai kuda troya, yang sering diartikan sebagai penyusup atau 'musuh dalam selimut'.
Tak nyaman dengan stigma tersebut, Aris kemudian membalas e-mail tersebut dengan menyatakan dirinya sebagai 'kuda troya bagi oknum yang sok suci di KPK.
Aris sendiri menyadari pernyataan tersebut berisiko terhadap dirinya, namun dirinya ingin kekecewaan terhadap internal KPK bisa diketahui masyarakat.
"Anda bisa cek, ini ucapan saya bisa berisiko hukum bagi saya," kata Aris di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (6/4).
[nes]
BERITA TERKAIT: