Menurutnya usulan yang disuarakan Wakil Ketua Koordinator bidang Pemenangan Pemilu Sumatra DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia itu bisa membuyarkan fokus Golkar dalam memenangkan Pilkada 2018.
"Jadi pembahasan soal Cawapres itu memang belum dibahas," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).
Bamsoet menambahkan, saat ini setiap kader fokus memenangkan calon yang diusung partai di Pilkada 2018 sebanyak-banyaknya. Sehingga usulan penjaringan Cawapres tidak pernah dibahas.
Di samping itu, usulan penjaringan Cawapres bisa mengesampingkan usulan untuk mencalonkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Cawapres Joko Widodo.
Menurutnya lebih baik Golkar mendukung satu nama dibanding membuka penjaringan yang nanti diikuti oleh banyak orang.
"Kalau kami sih senang kalau ada kader kami terutama ketua umum kami yang nanti diminta pak jokowi untuk mendampingi, tapi kami ya kembali lagi ke pak jokowi, apakah kami dibutuhkan oleh pak jokowi, yang pasti kami bangga bila ketua umum kami dipercaya untuk mendampingi pak Jokowi," demikian Bamsoet.
[nes]
BERITA TERKAIT: