"Dari pandangan pribadi saya itu cukup mengada-ada ya dan dampak domino konstitusinya cukup rumit juga nanti," sebut Bamsoet sapaan akrabnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).
Cuti presiden menurutnya akan berdampak pada kekosongan kekuasaan sehingga untuk situasi tertentu tanpa kehadiran seorang presiden akan menjadikan situasi negara riskan terhadap ancaman.
"Kalau keputusan ini diambil oleh presiden maka otomatis akan ada kekosongan kekuasaan dan ini tidak biasa, riskan sekali, negara bisa saja setiap saat, setiap detik menerima ancaman, dan tidak memungkinkan membuat keputusan mendadak tanpa adanya presiden," ujar Bamsoet.
Ia pun kemudian menyampaikan harapannya terhadap KPU untuk tidak membuat keputusan yang dapat memicu diskusi publik dan kegaduhan.
"Peristiwa pilpres bukan kali ini saja, kita sudah melewati masa-masa pemilihan langsung, dan kita tidak melihat adanya gangguan, jadi harapan kami dari senayan ini menjelang dua peristiwa politik besar ini seharusnya semua pihak menjaga suasana politik ini dan tidak membuat gaduh," tutur politisi Golkar ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: