Muhammadiyah Tak Mau Ikut-Ikutan Reuni Akbar Alumni 212

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 24 November 2017, 16:46 WIB
Muhammadiyah Tak Mau Ikut-Ikutan Reuni Akbar Alumni 212
Alumni 212/net
rmol news logo Muhammadiyah tak akan ikut serta dalam acara reuni akbar alumni 212 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu (2/12) mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir kepada wartawan di Aula PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (24/1).

Haedar menjelaskan aksi 212 merupakan sebuah permasalahan umat Islam ketika mantan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan penistaan terhadap agama.

"Muhammadiyah tidak akan melakukan kegiatan-kegiatan seperti itu (demo), kita lebih baik produktif," katanya.

Menurut Haedar, kegiatan tersebut tidak termasuk dalam konteks dan kebiasaan jamaah Muhammadiyah. Lebih baik, imbuh dia, umat Islam melakukan hal-hal lebih produktif seperti merayakan hari Kemerdekaan Indonesia.

"Kami (Muhammadiyah) tidak akan berreuni, saya tegaskan kami tidak akan dukung apalagi demo. Lebih baik kita reuni 17/8/1945 saja," tegasnya.

Rencananya alumni 212 akan menggelar reuni akbar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada 2 Desember 2017. Acara reuni tersebut dimulai dengan Shalat Subuh berjamaah di Monas dan diperkirakan acara selesai pukul 11.00 WIB.

Polda Metro Jaya (PMJ) pun berencana melakukan persiapan pengamanan terkait reuni akbar 212 dengan mengerahkan 85 ribu personel gabungan. PMJ juga meminta setiap Polres di seluruh Indonesia melakukan antisipasi pergerakan massa agar tidak datang ke Jakarta.

PMJ menegaskan aksi reuni 212 rencananya dipusatkan pada Masjid Agung Istiqlal, DKI Jakarta. Hal ini dimaksud agar tidak mengganggu ketertiban umum. [san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA