Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih tetap mendukung pemerintah dalam menyelesaikan janji-janji kampanye.
"Kita dukung pemerintah supaya sukses melaksanakan prorgamnya. Agar rakyat senang kalau programnya berhasil," ujarnya di Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang , Jawa Timur Jumat (28/7).
Karenanya, Zulkifli ogah mengomentari lebih jauh soal kemungkinan menteri dari PAN akan dicopot atau tidak oleh Presiden Joko Widodo dari rencana penyusunan ulang atau reshuffle Kabinet Kerja.
"Jangan suka mendahului bapak presiden. Biarkan bapak presiden itu bekerja dengan tenang dan melaksanakan program-programnya, sehingga rakyatnya masih maju," jelasnya.
Dorongan agar PAN keluar dari koalisi mulanya karena sikap mereka berseberangan dengan pemerintah terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Sikap PAN sejalan dengan Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Demokrat.
Soal kemungkinan PAN bergabung dalam koalisi partai yang menolak presidential threshold 20 persen di Pemilu 2019 nanti, Zuklifli enggan menanggapi.
"Soal 2019 masih jauh. Rakyat yang kita urusi," tegas Zulkifli yang juga ketua MPR RI.
[wah]
BERITA TERKAIT: