Lantik Anggota Baru, Novanto: Sumpah Jabatan DPR RI Ini Janji Terhadap Tuhan Dan Manusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 20 Juli 2017, 17:09 WIB
Lantik Anggota Baru, Novanto: Sumpah Jabatan DPR RI Ini Janji Terhadap Tuhan Dan Manusia
Net
rmol news logo Ketua DPR RI Setya Novanto hadir dalam Rapat Paripurna ke-32 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 20/7).

Paripurna tersebut beragendakan pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan terhadap Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu) dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPR yang baru, Erwin Tobing.  

Erwin Tobing menggantikan Anggota Komisi IX DPR RI dari PDIP Karolin Margret Natasa dalam pergantian antar waktu (PAW).

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon itu, Novanto yang saat ini berstatus tersangka kasus proyek E-KTP malah didaulat untuk memimpin pengambilan sumpah jabatan tersebut.

"Apakah saudara bersedia diambil sumpahnya?" tanya pria yang akrab disapa Setnov ini.

Erwin yang mendengar itupun langsung menyanggupi. "Bersedia," jawab Erwin.

Setnov kemudian mengingatkan Erwin bahwa sumpah yang akan diucapkan mengandung tanggungjawab terhadap bangsa dan negara dengan memelihara Pancasila dan UUD 45.

"Sumpah ini adalah janji terhadap tuhan dan manusia yang harus ditepati dengan keikhlasan dan kerja keras. Saya harap saudara ikuti kata-kata saya," lanjut Ketua Umum Partai Golkar ini mengingatkan.

Berikut isi sumpah jabatan yang dibacakan Novanto kemudian diikuti oleh Erwin:

"Demi Allah (Tuhan) saya bersumpah/berjanji: bahwa saya, akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh, demi tegaknya kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan; bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia". [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA