Kemudian, dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, juga di hotel tersebut.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, selanjutnya Presiden Jokowi akan mulai melakukan kegiatan yang terkait dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20, dengan menghadiri
leader retreat.
"Dalam
leader retreat itu, Presiden Indonesia diminta untuk menjadi salah satu pembicara utama untuk tema
fighting terorism," sebut dia kepada wartawan di lobi Hotel Steigenberger, Hamburg, Jerman, Kamis malam.
Terkait dengan materi bahasannya pada
leader retreat tentang
fighting terorism itu, Retno mengatakan, Presiden akan berbicara mengenai situasi di Marawi, Filipina, dan juga bagaimana kerja sama
counter terorism itu dapat diperkuat di dalam konteks G-20 karena G-20 ini merupakan negara-negara yang besar.
"Jadi semakin besar kita juga akan semakin besar tanggung jawabnya. Jadi besok akan disampaikan," ujar Retno seperti dikabarkan laman
setkab.go.id.
Ia menegaskan, kerja sama yang akan dilakukan diharapkan merupakan kerja sama yang kuat konkret, dan pendekatan yang dilakukan oleh Indonesia selalu mencoba mengembangkan
soft power.
Soft power itu, lanjut Menlu, antara lain misalnya mengenai deradikalisasi ditempatkan di dalam tembaga dalam organisasi kemasyarakatan. Melibatkan misalnya bahkan keluarga dari teroris itu sendiri untuk bersama melakukan preferensi narapidana teroris yang sudah insaf.
Mengenai agenda KTT G-20, Retno mengemukakan, ada sesi pertama dalam bentuk
working lunch, dan tema yang akan diangkat untuk sesi pertama adalah
global growth and trade. "Di situ juga Presiden akan menyampaikan intervensi ya," ungkapnya.
Kemudian di antara sesi pertama
working lunch dan sesi kedua, menurut Menlu, Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy. Kemudian yang selanjutnya Presiden akan hadir di dalam sesi kedua yaitu
sustainable development climate and energy.
"Untuk kegiatan yang sifatnya substansi, hanya sampai sesi dua karena setelah itu acara selanjutnya adalah acara jamuan makan malam. Jadi kalau bisa di
summary up untuk pertemuan bilateral besok Presiden akan ada tiga pertemuan bilateral Australia, Belanda dan Spanyol," demikian Menlu Retno.
[rus]
BERITA TERKAIT: