Ahok Tetap Mau Dipenjara, Djarot Malah Salahkan Pengadilan Yang Mudah Ditekan Massa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 23 Mei 2017, 20:57 WIB
Ahok Tetap Mau Dipenjara, Djarot Malah Salahkan Pengadilan Yang Mudah Ditekan Massa
Ahok-Djarot/net
rmol news logo Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyalahkan pengadilan di Indonesia yang masih bisa ditekan oleh masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Djarot menanggapi sikap terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memilih mencabut gugatan banding yang dilayangkan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Djarot menilai dari kasus Ahok, masyarakat bisa mengevaluasi sistem peradilan di Indonesia. Djarot menganggap bahwa sistem peradilan di Indonesia mudah ditekan.

"Ahok itukan korban politik dan kita bisa mengevaluasi bagaimana sistem pengadilan kita. Terjadi pressure (tekanan) lagi, gaduh lagi dan pengadilan kita gampang di pressure (tekan) memberikan putusan," kata Djarot kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/5).

Lebih lanjut, Djarot pun menegaskan tak pernah berdiskusi dengan Ahok soal penarikan gugatan banding tersebut. Djarot mengatakan keputusan menarik gugatan banding merupakan keputusan dari keluarga dan Ahok sendiri.

"Waktu itu kita masih sempat berdiskusi, tapi belum sempat apakah kita tarik atau tidak. Ini kami semua menyerahkan kepada pihak keluarga dan pihak Pak Ahok sendiri," demikian Djarot.[san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA