Mantan ketua umum partai Golkar itu mengatakan urusan Novanto kembali kepada masing-masing pribadi di Golkar untuk memberikan penilaian. Tak mau ikut campur, JK meningatkan kader Golkar untuk menjaga marwah partai.
"Tapi, untuk partai, kalau ingin menjaga marwah partai, pimpinan partai harus baik, begitu, kan. Harus bersih. Karena, kalau tidak, marwah nanti bisa hilang, tapi itu tergantung semua pengurus partai itu sendiri. Bagi saya tentu tak ingin mencampuri lagi karena itu urusan partai. Saya hanya anggota partai, walau pernah ketua umum," kata JK kepada wartawan di rumah dinasnya, Jakarta Pusat, Selasa (23/5).
Lebih jauh, JK berharap agar rapimnas Golkar bisa mengkonsolidasikan partai dengan baik. JK berharap seluruh kader bisa bersatu untuk menyatukan arah dan strategi politik partai Golkar ke depan, khususnya menjelang Pemilihan Presiden 2019.
[san]
BERITA TERKAIT: