Setelah itu, Raja Salman bertolak ke Masjid Istiqlal. Di sana Raja Salam akan bertemu kembali dengan Presiden Jokowi usai shalat dzuhur.
"Jokowi akan mengajak Raja Salman untuk meninjau Masjid Istiqlal dan melakukan salat Tahiyatul Masjid dua rakaat," begitu informasi Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden.
Kemudian Jokowi mengajak Raja Salman untuk penanaman pohon di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta dilanjutkan pertemuan di Istana Merdeka.
Dalam pertemuan itu Jokowi juga mengundang sejumlah tokoh Islam dan ulama Indonesia. Namun belum diketahui detil siapa saja yang diundang dan apa yang akan dibahas dalam pertemuan itu.
Sementara untuk menyambut kedatangan Raja Salman, pihak Masjid Istiqlal telah mempersiapkan kamar mandi khusus yang berada di dalam ruang VIP.
Kepala Sub Bidang Pemeliharaan Gedung dan Teknik Masjid Istiqlal Syaiful Haq mengatakan, tinggi kloset di dalam kamar mandi tersebut sekitar 55 centimeter atau lebih tinggi 12 cm dibandingkan ukuran pada umumnya.
Di samping kiri dan kanan kloset tersebut terdapat pegangan untuk mempermudah Raja Salman.Di dalam kamar mandi, pihak Masjid Istiqlal juga menyediakan karpet tebal agar Raja Salman tidak terpeleset.
Kamar mandi di ruang VIP itu berada di pintu Al Malik.
Melongok ke dalam ruang VIP juga tersedia ruangan untuk beristirahat Sang Raja, dilengkapi tujuh sofa berwarna hitam dan dua meja panjang.
Syaiful mengatakan, ruang istirahat tersebut sudah ada sejak lama. Hanya kamar mandi yang dibuat menyesuaikan Raja Salman.
Namun menurut dia, Raja Salman kemungkinan tidak akan istirahat di sana. Sebab kedatangannya singkat hanya untuk shalat sunah.
"Kami siapkan. Kalau ini
kan kenegaraan sifatnya. Tempat istirahat juga ada. Tempat tidurnya sudah ada kami siapkan untuk presiden dan wakil presiden," kata dia.
Ruang VIP untuk kepala negara asing yang berkunjung ke Masjid Istiqlal sudah dibangun sejak pemerintahan Presiden kedua RI, Soeharto.
Sebelah ruangan singgah adalah ruang pertemuan dengan lima meja serta 21 kursi yang masing-masing dilengkapi bantal. Tampak pula dua bendera merah putih, foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta lambang Garuda.
Tersedia juga ruang makan yang dilengkapi meja bundar dan kursi yang dibalut kain putih. Letaknya persis di samping ruang pertemuan. Seluruh ruangan dipasangi pendingin atau AC.
"Ini sudah ada dari pertama, dari masanya Pak Soeharto. Kami hanya tambah lift saja sama kamar mandi khusus. Kalau ini semuanya sudah standar," jelas Syaiful.
Kepala negara yang pernah singgah di ruang VIP tersebut yakni mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Syaiful menyebutkan, tidak ada perbedaan protokoler menyambut Obama beberapa tahun lalu dengan Raja Salman, selain lift dan kamar mandi tadi.
Lift dan kamar mandi dibangun sesuai permintaan karena kondisi kesehatan Raja Salman dan usia yang sudah sepuh.
Saat Raja Salman datang, Istiqlal akan memasang karpet merah mulai dari Pintu Al Malik, ruang VIP, lift yang berdekatan dengan ruang VIP, hingga ke mimbar tempat Raja Salman akan shalat.
"Red carpet itu sampe ke mimbar. Memang sudah kami coba gladi resiknya kemarin Minggu. Sekarang tidak kami pasang dulu," imbuh Syaiful.
[wid]
BERITA TERKAIT: