Banyu didampingi Ketua Polhukkam Lexyndo Hakim beserta jajaran pengurus DPP KBM diterima di kantor staf khusus di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (6/2).
"Ini rombongan teman-teman lama saya, dan tentunya mereka ke sini kan saya selain reunian> Saya juga mau mendengarkan ide-ide dan gagasan serta pandangan sahabat banteng muda," tutur Diaz.
"Intinya itu di mata saya pemuda adalah kunci, karena kitalah anak panah yang melesat ke depan menuju sasaran masa depan Indonesia Raya. Nah, jangan kita salah sasaran dan terpecah. Makanya kita kumpul di sini," sambung Banyu.
‎
Suasana dialog pun berlangsung santai sekitar satu jam. Banyak topik kepemudaan dan kebangsaan yang dibahas. Banyu Biru Djarot juga memberikan cinderamata berupa plakat kepada Diaz Hendropriyono.
Terkait ancaman hoax yang dapat memecah belah persatuan bangsa, Diaz mengingatkan bahwa kalangan menengah atas juga dapat terpengaruh. Contohnya, kasus penembakan di toko pizza di Washington DC oleh seorang warga kulit putih yang religius dan cukup well-educated setelah membaca berita hoax dari media online tentang restoran yang diduga milik Hillary Clinton dan melakukan praktik eksploitasi anak.‎
Karena itu, Diaz mendukung KBM bisa menyuarakan pentingnya verifikasi substansi sebuah berita sebelum menyebarkannya ke publik.
"Hati hati urusan hoax, saya sepakat dengan Diaz. Ayo redam yang tidak benar dan mau memperkeruh suasana. Mari jaga terus negeri ini titipan proklamator tercinta Bung Karno," pungkas Banyu.
[wah]
BERITA TERKAIT: