"Saya sangat mengapresiasi pandangan (Mike Pence) bahwa merokok tidak membunuhmu. Sebagai politisi konservatif Wapres AS itu sangat memahami tentang politik dagang," kata Firman dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (22/1).
Wakil ketua Baleg ini bahkan meminta Pemerintah Indonesia untuk menjadikan pernyataan Pence sebagai rujukan dalam mempertahankan kedaulatan rakyat, khususnya di sektor pertanian. Apalagi petani tembakau di daerah kena efek dari kampanye anti rokok yang gencar disuarakan beberapa tahun belakangan ini.
"Dan ini hendaknya menjadi pelajaran bagi bangsa Indonesia bahwa kita harus tetap pada posisi mempertahankan kedaulan bangsa di atas segala-galanya. Semua kebijakan dan regulasi harus mengacu kepada kepentingan rakyat, bukan kepentingan asing," lanjut anggota Komisi IV DPR RI ini.
Sebelumnya, pasangan Donald Trump sebagai pemimpin Amerika Serikat 4 tahun ke depan ini mengungkapkan bahwa rokok tidak dapat membunuh seorang perokok.
"Waktu untuk cek kenyataanya cepat, Meskipun histeria dari kelas politik dan media, merokok tidak dapat membunuh. Faktanya, 2 dari setiap tiga perokok tidak mati dari penyakit merokok dan 9 dari sepuluh perokok tidak mengidap kanker paru-paru," jabar Pence, seperti dikutip
Businessinsider.co.id.
[ian]
BERITA TERKAIT: