Instruksi ini disampaikan usai Khofifah berkoordinasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Balai Kota Bima, NTB, Rabu (28/12).
"Tadi wapres telah memerintahkan agar proses pembersihan kota dari sampah selesai dalam 4 hari ke depan. Selanjutnya juga diselesaikan pendataan korban yang akan mendapatkan bantuan jaminan hidup oleh BNPB. Baru kita cairkan dananya. Kita harapkan bisa selesai dalam sepekan ini," tegas khofifah.
Untuk itu, Khofifah berharap pendataan dan assesment dari tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPera) bisa secepatnya terselesaikan.
Sementara menanggapi soal tumpukan sampah, Mensos mengatakan bahwa tumpukan sampah harus segera dibersihkan karena bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti ispa dan leptospirosis akibat kencing tikus.
"Tadi saya cek di RS Muhammadiyah sudah ada masyarakat yang dirawat akibat terganggu kesehatannya. Ada yang terkena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas), luka akibat banjir. Ini harus ditangani semua agar tidak semakin bertambah parah," tambahnya.
Bencana Banjir bandang yang melanda Kota Bima dan sekitarnya membuat sekitar 120 ribu masyarakat terdampak dan sebanyak 85 ribu di antaranya mengungsi ke tempat yang lebih aman.
[ian]
BERITA TERKAIT: