Polisi Berlebihan Bila Tuding Beni Pramula Mau Gulingkan Presiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 15 Desember 2016, 09:49 WIB
Polisi Berlebihan Bila Tuding Beni Pramula Mau Gulingkan Presiden
Fadli Ferryansyah
RMOL. Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Beni Pramula hanya menyuarakan ada kegamangan aktivis mahasiswa yang menilai ada kesalahan dalam sistem pemerintahan Indonesia.

Sehingga, sangat berlebihan jika ia dituding memiliki niat jahat untuk menggulingkan presiden.

‎Begitu kata aktivis muda Muhammadiyah Fadli Ferryansyah menanggapi panggilan Polda Metro Jaya kepada Beni Pramula terkait tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar. Presidium Aliansi Tarik Mandat (ATM) itu sedianya menghadiri panggilan sebagai saksi dalam dugaan makar hari ini, Kamis (15/12).

"Selama ini BP (Beni Pramula) hanya berniat untuk meluruskan kiblat bangsa, dengan mengembalikan konstitusi ke UUD 1945 asli," ujar mantan Ketua DPD IMM Jakarta itu kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 15/12).

Dijelaskan Fadli, perjuangan Beni dalam meluruskan arah kiblat telah dimulai sejak ia masih menjabat Ketua Umum IMM. Beni hanya menilai pemerintahan saat ini tidak pro dengan rakyat dan telah berbau neo-kolonialisme.

"‎Jadi sebagai aktivis pro rakyat, lumrah bagi Beni menyuarakan hal itu. Tapi, saya rasa terlalu berlebihan kalau BP disebut akan berbuat makar," pungkas ketua Komunitas Muslim Anti Rasisme itu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA