Hari Ibu Momentum Kebangkitan Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 09 Desember 2016, 06:14 WIB
rmol news logo . Hari Ibu lahir dari pergerakan bangsa Indonesia. Peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya.

Keterlibatan peremuan dibuktikan lewat Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat daa tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

Demikian disampaikan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementrian Koperasi dan UKM, Bintang Puspayoga, saat membuka bazaar dan pemberian santunan kepada anak pra sejahtera di lingkungan Kemenkop dan UKM, di lobi gedung Kemenkop dan UKM Jakarta, Kamis (8/12).

"Hakekat dari peringatan hari ibu adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi mudanya akan arti dan makna hari ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia," kata Bintang.

Terkait dengan HUT DWP ke 17, Bintang menjelaskan DWP sebagai organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia, mendukung pemerintah dengan berbagai program kerja nyata yang menyejahterakan anggota, keluarga dan masyarakat, sekaligus meningkatkan peran serta perempuan dalam bidang pendidikan ekonomi, dan sosial budaya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA