Hal ini ditegaskan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih Brotherhood yang juga penggagas acara, Sylver Matutina kepada wartawan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (20/11).
"Kalau kemarin kita sempet galau sedikit. Kejadia di Samarinda. Kita adalah NKRI.
Makna tujuan kita menunjukkan keberagaman," ujarnya.
Dalam kegiatan ini, para peserta aktif menampilkan beragam budaya dan kesenian daerah seperti ondel-ondel, musik kulintang, serta pencak silat. Ada 23 komunitas yang terlibat dalam kegiatan KBC NKRI.
"Ayo kita stop masalah politik dan agama. Ayo kita bersama untuk membangun bangsa ini," ajaknya.
Sylver menambahkan, Indonesia jangan sampai mengalami kejadian seperti di Timur Tengah.
Selain tari dan budaya, karnaval juga diisi dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan, untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam diri tiap anak bangsa.
"Terutama kelas menengah. Kelas menengah pionir membangun bangsa," ucapnya.
Agenda pihaknya ke depan, lanjut Sylver, mendesak pemerintah agar menambah pendidikan karakter bangsa dalam kurikulum.
[wid]
BERITA TERKAIT: