Demikian diutarakan Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti di Kantor Maarif Institute, Tebet Barat Dalam II, Jakarta Selatan, Selasa (15/11).
"Jokowi menyadari bahwa fakta di lapangan soal tingkat kepuasan publik pada dirinya tidak berkorelasi dengan dukungan politik," terangnya.
Dukungan pada Jokowi sebelum aksi bela Islam 4 November lalu, kata Ray, sangat minim dari para partai pendukung. Khusus PAN, PKB, dan PPP dalam catatan Ray tidak nampak
all out memberikan dukungan kepada Jokowi sebelum tanggal 4 November.
"Bahkan Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR Zulhas masih beda pandangan dengan ‎Ketua DPR Akom di hari H soal massa menginap di Gedung DPR. Itu menunjukkan koalisi ada yang beda," sambungnya.
Atas alasan itu, Ray menilai bahwa safari politik Jokowi sudah tepat. Pasalnya, melalui safari itu Jokowi bisa melakukan evaluasi kawan koalisinya di pemerintah.
"Presiden pasti akan evaluasi mana sih teman yang benar-benar teman atau teman yang sekadar mau menikmati kue kekuasaan," pungkasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: