Munarman: Kalau Tak Bisa Buktikan, Jokowi Berarti Bohong

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 07 November 2016, 16:23 WIB
Munarman: Kalau Tak Bisa Buktikan, Jokowi Berarti Bohong
Joko Widodo/Net
rmol news logo Koordinator lapangan Aksi Damai 4 November, Munarman mendesak Presiden Jokowi untuk membuktikan omongannya soal ada aktor politik yang menunggangi aksi menuntut percepatan proses hukum Gubernur DKI (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan agama.

"Yang menuduh kan pemerintah, makanya pemerintah harus buktikan. Prinsipnya siapa yang menuduh harus membuktikan," ujarnya saat ditemui di Wisma Kodel, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (7/11).

Meski begitu, Jurubicara Front Pembela Islam (FPI) itu memastikan tidak akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Menurutnya, ucapan Jokowi sepenuhnya adalah masalah politik.

Untuk itu, ia mendesak agar Jokowi membuktikan tuduhannya sehingga tidak dicap sebagai pembohong oleh publik.

"Kalau dia nggak bisa buktiin berarti dia (Jokowi) bohong," pungkasnya sembari memberi tahu bahwa akan ada aksi lagi yang lebih besar dari Aksi 4 November.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA