"Kami mengatasnamakan urang sunda yang tergabung dari relawan Siliwangi ikut mengawal KPUD Jakarta agar tetap Independen," ujar Ketua Umum Relawan Siliwangi, Dias Rukmana Praja.
Ia melihat KPUD dalam penyelenggaraan pesta demokrasi, akan menghadapi banyak tekanan dan intervensi oleh golongan penguasa. Terlebih lagi banyaknya pengungkapan kasus-kasus bakal calon kandidat, sehingga dikuatirkan akan mengganggu stabilitas keamanan negara khususnya, ibukota Jakarta.
"Pilkada kali ini rasa-rasa Pilpres jadi kemungkinan akan banyak golongan berkepentingan turut ikut campur dalam Pilkada kali ini, dan kita sebagai civil society menggandeng KPUD agar tetap menjalankannya tugasnya secara independen," tambah ketua Relawan Siliwangi asli Sukabumi ini.
Koordinator lapangan aksi relawan Siliwangi Nikko Afrija menambahkan, rencananya selepas Jumatan besok (21/10) mulai pukul 2 siang akan digelar aksi damai solidaritas urang sunda di depan kantor KPUD Jakarta.
"Di akhir aksi, kita akan menyerahkan simbolisasi kepada Ketua KPUD Jakarta, adapun bentuknya, kita lihat nanti pas aksi," pungkas Nikko
.[wid]
BERITA TERKAIT: