"Kebijakan satu harga BBM untuk NKRI ini adalah kebijakan yang sangat tepat," ujar anggota Komisi VII Kurtubi di Jakarta, Rabu (19/10).
Menurutnya, selama ini harga BBM di Papua sangat mahal dikarenakan biaya angkut yang sangat tinggi. Dengan kebijakan tersebut, pemerintah melalui Pertamina menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.
"Ini cara nyata untuk menjaga NKRI dan keadilan untuk seluruh rakyat," kata Kurtubi.
Dia menambahkan, kehadiran negara bagi rakyat Papua akan menciptakan rasa keadilan sosial. Sebab selama ini, harga BBM yang diserahkan ke pasar sangat memberatkan masyarakat di Bumi Cenderawasih Papua. Padahal pendapatan mereka jauh di bawah pendapatan per kapita.
"Tentu ini tidak adil," ujar Kurtubi.
Lebih jauh, Kurtubi menuturkan, sudah bertahun-tahun masyarakat Papua membeli BBM dengan harga sampai Rp 100 ribu per liter. Tingginya harga BBM menyebabkan harga barang-barang kebutuhan pokok ikut mahal.
"Salut buat Pertamina. Negara kini hadir di bidang BBM untuk Papua," pungkasnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: