Sepenuhnya saya dapat mengerti gejolak perasaan umat Islam yang tidak rela mengikhlaskan kitab suci Al Quran dilecehkan.
Syukur
Alhamdullilah, MUI dan berbagai tokoh Islam telah memutuskan untuk menyerahkan kasus penistaan terhadap Al Quran kepada penegak hukum di negara hukum Republik Indonesia. Dan kebetulan pihak yang dianggap menista juga telah secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam.
Saya yakin bahwa umat Islam Indonesia senantiasa menjunjung tinggi Pesan Adiluhur Nabi Muhammad SAW yang tersurat dan tersirat di dalam Hadits Jihad Al Nafs di mana Al Sukuni meriwayatkan dari Abu Abdillah Al Shadiq bahwa ketika Nabi Muhammad SAW menyambut pasukan sariyyah kembali setelah memenangkan peperangan, Beliau bersabda: 'Selamat datang wahai orang-orang yang telah melaksanakan jihad kecil tetapi masih harus melaksanakan jihad akbar!'
Ketika orang-orang bertanya tentang makna sabda itu, Rasul SAW menjawab: 'Jihad kecil adalah perjuangan menaklukkan musuh. Jihad akbar adalah jihad Al-Nafs, perjuangan menaklukkan diri sendiri!'.
Maka melalui naskah sederhana yang dimuat RMOL atas budi baik Redaksi RMOL pada Jumat pagi nan indah ini, dengan penuh kerendahan hati kami memberanikan diri untuk memohon agar teman-teman umat Islam yang pada hari Jumat siang ini merencanakan diri turun ke jalan demi unjuk rasa akibat penistaan terhadap Al Quran untuk berkenan bersama melaksanakan Jihad Akbar dengan gigih menahan diri masing-masing jangan sampai melakukan kekerasan.
Atas kemurahan hati teman-teman umat Islam mengabulkan permohonan saya ini, saya tidak bisa berbuat banyak kecuali mengucapkan terima kasih tak terhingga serta memanjatkan Doa Syukur kepada Allah Yang Maha Kuasa dan memohon Perkenan Allah Yang Maha Kasih senantiasa melimpahkan Rahmat dan KurniaNya kepada umat Islam Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi harkat dan martabat Indonesia sebagai negara hukum yang adil dan beradab. AMIN. [***]
BERITA TERKAIT: