Salah satu nama yang dipertimbangkan adalah Arcandra Tahar, yang sebelumnya berhenti karena persoalan status kewarganegaraan.
"Sudah ada beberapa nama termasuk Pak Archandra, tapi belum kita putuskan. Segera secepatnya, tapi sampai saat ini belum," ujar Presiden di Istana Merdeka, Jakarta (Kamis, 13/10).
Namun demikian, Presiden memastikan bahwa yang akan ditunjuk sebagai Menteri ESDM pada waktunya nanti berasal dari kalangan profesional.
"Saya pastikan profesional, bukan dari partai," ungkapnya.
Guna mengisi kekosongan tersebut, Presiden sebelumnya telah menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sebagai pelaksana tugas Menteri ESDM. Keputusan penunjukan tersebut berlaku efektif sejak 16 Agustus 2016 lalu.
[zul]
BERITA TERKAIT: