Sebab, lewat akun Twitter @awaljalil, dia dinilai telah menuding Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak sebarisan dengan orang-orang yang menghina dan mengkafirkan Ahmad Syafii Maarif.
"Bang Dahnil tak pernah menghina, apalagi mengkafirkan. Meski berbeda dalam menyikapi kasus Ahok, kami tetap menghormati Buya sebagai orang tua," tegas aktivis Pemuda Muhammadiyah, Abdul Wakhid Anwar, lewat pesan singkat yang diterima petang tadi (Kamis, 13/10).
Dia juga menyertakan
screenshot kicawan Awwaluddin Jalil tersebut, yang berbunyi: "Kasihan Buya Syafii Maarif, dihina hingga dikafirkan. Mereka yg menghina dan mengkafirkan buya, satu barisan dgn @Dahnilanzar. Duhhh..."
"Jangan asal menuding," sambung Anwar, yang turut serta ke Polda Metro Jaya saat Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama terkait kasus penistaan agama ini, mengingatkan.
Pemilik akun @awaljalil ini kesal terhadap orang-orang yang menghina mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut.
Tokoh yang akrab disapa Buya Syafii itu dikecam sejumlah pihak setelah tampil dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan tema "Setelah Ahok Minta Maaf" yang disiarkan secara
live Selasa malam (11/10). [Baca:
Buya Syafii: Selesaikanlah Dengan Baik Karena Ahok Sudah Minta Maaf]
"Parahnya, mereka yg mengklaim 'paling Muhammadiyah' ikut2an serang Buya. Miris," kicau @awaljalil, yang
photo profile-nya terdapat logo PSI, saat menanggapi cuit dari
tweeps lainnya.
Seorang netizen mempertanyakan kicauan tersebut karena terkesan menyamakan Dahnil, yang juga hadir sebagai pembicara dalam acara ILC, dengan semua orang yang mem-
bully Buya Syafii. [Baca:
Pemuda Muhammadiyah Hormati Buya Syafii]
Dia mengaku tidak menyebut nama Dahnil.
"Sekalian klarifikasi... Maksudnya, dlm konteks kasus kekinian yg diperjuangan ketua itu, org2 yg segerakan dgn dia yg begitu. Gitu," tulisnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: