Kader Muda Golkar Minta Dukungan Ke Ahok Dibatalkan

Dianggap Tidak Berjiwa Kekaryaan

Sabtu, 08 Oktober 2016, 09:42 WIB
Kader Muda Golkar Minta Dukungan Ke Ahok Dibatalkan
Foto/Net
rmol news logo Sejumlah kader Partai Golkar yang menentang kebijakan partai kembali bertambah. Kali ini datang dari politisi muda Golkar Ahmad Doli Kurnia. Dia lantang tidak akan mengi­kuti kebijakan partainya terkait dukungan pasangan calon di Pilkada DKI Jakarta.

Bahkan, Doli mendesak Ketua umum Partai Golkar, Setya Novanto mencabut du­kungan yang telah diberikan partai beringin kepada pasan­gan Ahok-Djarot. "Saya men­desak agar Partai Golkar untuk segera menarik dukungannya kepada Ahok," tegas Ahmad Doli kepada wartawan, di Jakarta, kemarin.

Desakan mencabut dukun­gan, ujar Doli, karena Ahok yang didukung oleh Partai Golkar sudah tidak sesuai lagi dengan jiwa, semangat, dan nilai-nilai yang selama ini dikembangkan dalam Golkar yang berazaskan Pancasila dan UUD 1945.

Bahkan, figur Ahok sudah tidak relevan lagi dengan dok­trin Karya Kekaryaan dan Ikrar Panca Bhakti Golkar. Sikap yang ditunjukkan oleh Ahok yang mengajak orang untuk tidak percaya dan mengingkari kitab suci dan keyakinannya telah bertentangan dengan Ikrar pertama Panca Bhakti.

Selain itu sikap dan pernyataan Ahok yang sering menimbulkan pro kontra dan mengundang amarah orang telah menebar ancaman per­satuan dan kesatuan bangsa, bertentangan juga dengan Ikrar ketiga Panca Bhakti.

"Saya menggugah hati nura­ni pimpinan dan seluruh kelu­arga Partai Golkar agar segera mengambil sikap "cabut du­kungan" terhadap Ahok. Saya khawatir kemarahan ummat yang dihina oleh Ahok akan berdampak negatif terhadap Golkar," katanya.

Dilanjutkan dia, sebagai sebuah partai yang memiliki karakter nasionalisme-religius, Partai Golkar tidak pantas memberikan dukungan terh­adap figur yang anti agama dan anti persatuan bangsa.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab men­gatakan ada kurang-lebih 100 kader muda Golkar yang mem­belot dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI 2017. Mereka tak mengikuti pilihan partai yang sudah dijatuhkan sebelumnya ke pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Menurut Sirajuddin, para kader muda Golkar ini membe­lot dan memberikan dukungan pada pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Alasannya, kata Sirajuddin, Agus dianggap dekat secara usia dan pandangan den­gan mereka. Sebagai bentuk dukungan para kader muda Golkar ini membentuk Agus Fans Club. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA