Agus menyampaikan demikian terkait banyak kalangan yang menilai bahwa dirinya masih terlalu dini untuk bergulat di dunia politik.
"Semua orang punya titik awal. Usia muda itu relatif. Jadi insya Allah saya ingin terus belajar. Saya memahami ini adalah awal saya di politik," ujar Agus di arena Car Free Day, Jakarta, Minggu, (2/9).
Kendati begitu ia memiliki banyak pengalaman lain dan siap untuk belajar dengan siapapun. Yang penting bagi dirinya adalah kemantapan ia berkarir di politik.
"Ya saya kan tidak baru lahir, tapi sudah mengalami ataupun mengikuti karier militer. Saya pikir itu pengalaman yang baik," kata Agus, yang mengundurkan diri dari TNI dengan pangkat terakhir Mayor ini.
Terkait polling dirinya yang sangat positif akhir-akhir ini, ia mengaku sangat bersyukur dan mengartikan bahwa kehadirannya ditanggapi positif oleh masyarakat.
"Artinya kehadiran saya bisa sebagai alternatif. Tapi kan dikembalikan ke masyarakat. Biar masyarakat menilai sendiri. Semua orang ada plus minusnya, tinggal dibandingkan," paparnya.
Ia juga mengaku gembira, pencalonan dirinya sebagai Cagub DKI diiringi dengan lahirnya banyak relawan pemenangan dirinya bersama Sylviana Murni seperti Agus Fans Club (AFC) dan Sohib Agus atau Karib Agus. Ia berharap kontribusi dan peran para relawan untuk mensukseskan langkahnya menuju DKI 1.
"Semoga mereka semua dapat berkontribusi sebagaimana saya ingin berkontribusi untuk mereka," tutup Agus.
[zul]
BERITA TERKAIT: