"Bisa saja akhir tahun ini terjadi reshuffle, karena hingga saat ini menteri-menteri di Kabinet Kerja hanya mempertunjukkan kegaduhan antar lembaga seperti baru-baru ini polemik minta saham Freeport yang dilaporkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD DPR, yang diketahui menurut keterangan Menkopolhukam (Luhut B Panjaitan) tidak ada restu dari Presiden Jokowi," kata Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI), Panji Nugraha dalam rilisnya, Jumat (20/11).
Panji menilai, sudah banyak para menteri bermanuver bukan mengurusi tupoksinya.
"Akibatnya hingga saat ini banyak janji kampanye Jokowi-JK masih menjadi hutang kepada rakyat," ungkapnya.
Panji menambahkan, jika memang Jokowi-JK tetap mempertahankan menteri yang mempunyai respon negatif di hadapan publik, dampaknya akan berakibat semakin anjloknya kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"Hal tesebut juga akan mengganggu kinerja pemerintah dalam merealisasikan berbagai program yang sudah direncanakan dari awal," tutup dia.
[rus]
BERITA TERKAIT: