Ketua umum Pemuda Perindo Effendi Syahputra menjelaskan bahwa pemutaran film ini bertujuan untuk mengingatkan generasi muda supaya bisa merefleksikan perjuangan anak-anak muda di masa pergerakan reformasi tahun 1998.
"Dengan film tentang reformasi 98 ini, diharapkan anak-anak muda sekarang bisa menginspirasi perjuangan teman-teman generasi muda yang dulu berjuang dan mengorbankan segala hal untuk menumbangkan periode orde baru yang dianggap sudah menjurus ke pemerintah yang diktator," papar dia seperti disebutkan dalam surat elektronik yang dikirim ke redaksi.
Menurut dia, film ini akan dibedah oleh sesama para aktifis dan pembuat film guna meluruskan sejarah sebenarnya kejadian tragedi yang terjadi di Mei 98 itu.
"Film ini bisa jadi ajang klarifikasi sejarah dan nilai kebenaran dalam pembuatan film ini, banyak kesimpang siuran, tentang sejarah 98 maka perlu forum-forum pelurusan mengenai sejarah tersebut" jelas Effendi.
Kegiatan Nobar dan Bedah film ini diikuti oleh puluhan anggota dan pengurus DPP Pemuda Perindo. Mereka tampak khidmad menyaksikan film besutan sutradara muda Lukman Sardi tersebut.
[sam]
BERITA TERKAIT: