"Ini adalah komposisi Demokrat yang paling bagus dari beberapa kepengurusan Demokrat yang sebelumnya," kata pengamat politik Dr Ari Junaedi kepada
Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 3/6).
Pasalnya, dengan penunjukkan Hinca, SBY terlihat sudah bisa memisahkan kepentingan partai dan kepentingan keluarga.
"Dulu ada anaknya, Ibas yang ditunjuk menjadi Sekjen. Sekarang penunjukkan Hinca penting karena ia memiliki latar belakang doktor hukum," sambungnya.
Air menyebut, kepengurusan Demokrat sebelumnya tampak seperti salah urus, karena dalam beberapa kasus, partai seperti dengan mudah memecat kepengurusan seperti yang terjadi di beberapa DPC.
"Dengan komposisi saat ini, Demokrat menunjukkan watak sebagai partai modern," tambahnya.
Namun demikian, ia menggarisbawahi nilai minus dari kepengurusan Demokrat saat ini. Ia menilai, Demokrat kurang bisa mengakomodir kepentingan kelompok-kelompok yang selama ini kritis terhadap SBY.
"Seperti Marzuki Ali yang saat ini terlepmpar dari kepengurusan. Ini merupakan nilai midus yang dicatat," tanadasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: