Sekjen Demokrat Harus Mau Berhenti jadi Anggota DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 26 Mei 2015, 12:33 WIB
Sekjen Demokrat Harus Mau Berhenti jadi Anggota DPR
rmol news logo . Tugas seorang sekretaris jenderal atau sekjen dalam sebuah partai sangat berat. Setidaknya, dibutuhkan mobilitas yang tinggi untuk mengimbangi sang ketua umum.

Atas dasar itu, politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul meminta kepada siapa saja yang nanti terpilih menjadi sekjen Demokrat bisa fokus mendampingi Ketua Umum terpilih Susilo Bambang Yudhoyono. Jika yang terpilih adalah anggota DPR, maka sekjen tersebut harus menanggalkan gelar wakil rakyat tersebut.

Hal ini seperti apa yang dilakukan oleh Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Dia menanggalkan posisi anggota dewan untuk fokus mengurus partai sebagai sekjen.

"Sekjen itu harus mau berhenti dari DPR. Jadi jangan hanya kepingin doang, harus ditanya juga siap mundur apa nggak?," ujar Ruhut saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 26/5).

Sejurus dengan hal itu, Ruhut mengaku siap melakukan apa saja untuk jika diperintah partai. Artinya, ia siap mundur dari DPR, jika partai memintanya menjadi sekjen.

"Kalau aku apapun siap untuk partai," tandasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA