Pendukung SBY yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk SBY (Arus) menilai pernyataan Menteri Sudirman yang menyebut pembubaran Petral selalu berhenti di meja SBY saat menjabat presiden merupakan pernyataan konyol, tendensius dan sarat dengan fitnah keji.
"Karena itu, kami menuntut Sudirman Said meminta maaf kepada SBY," kata Sekjen Arus, Heru Purwoko dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu (20/5) malam.
Arus berencana mendatangi Menteri Sudirman di kantornya pada Jumat (22/5) besok. Tuntutan agar Menteri Sudirman meminta maaf kepada SBY akan disampaikan dalam unjuk rasa tersebut.
Selain unjuk rasa, aktivis Arus juga akan menyebarkan spanduk berisi pernyataan sikap mereka terhadap Menteri Sudirman. Sejumlah spanduk bertuliskan "Kami Tidak Terima SBY Di Fitnah Menteri Sudirman Said" akan dipasang di sejumlah titik pada hari ini, Kamis (21/5) siang.
"Kami akan bertahan di Kementerian ESDM sampai Sudirman Said meminta maaf secara resmi," demikian Heru.
[dem]
BERITA TERKAIT: