Menurut Ruhut, pernyataan Sudirman merupakan bentuk ketakutan karena bakal kena reshuffle. Lewat pernyataannya itu, Sudirman mau mengalihkan perhatian sekaligus membangun pencitraan.
"Karena kudengar-dengar dia masuk daftar reshuffle. Ini pencitraan untuk mengalihkan isu saja. Takut diganti. Dari informasi yang kudapat, dia bakal diganti. Ini orang ketakutan," kata Ruhut kepada wartawan, Selasa (19/5).
Ruhut tak hanya menyesalkan pernyataan Sudirman, tetapi juga memperingatkan Sudirman Said untuk introspeksi diri sebelum mengeluarkan statemen ke publik.
"Aku minta beliau tidak melakukan fitnah-fitnah keji seperti itu," kata Ruhut.
Ruhut juga memperingatkan Sudirman agar tidak menyombongkan diri dengan membubarkan Petral. Sebab, bisa jadi pembubaran itu bukan solusi karena praktik mafia migas tetap berjalan.
"Sadar gak dia megang ESDM amburadul? Baru di era dialah naik turun harga minyak gak jelas, perkenomian terganggu. Dia gak tahu diri mencari kambing hitam, apalagi membalikkan cerita yang sudah dibantah Pak SBY bahwa itu tidak benar," demikian Ruhut, seperti diberitakan
JPNN.
[dem]
BERITA TERKAIT: