Ada Perlakuan Berbeda ke Jokowi di PDIP dan PKPI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 19 April 2015, 07:38 WIB
Ada Perlakuan Berbeda ke Jokowi di PDIP dan PKPI
joko widodo/net
rmol news logo . Presiden Joko Widodo (Jokowi) diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato saat menghadiri Kongres Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) IV di Hotel Santika Medan, Sumut (Sabtu malam (18/4). PKPI adalah partai pimpinan Sutiyoso yang mendukung Jokowi-JK di Pilpres 2014 lalu.

Perlakukan ini berbeda saat Jokowi menghadiri kongres partainya, PDIP di Bali beberapa waktu lalu. Saat itu Jokowi hanya duduk manis, tanpa diberikan kesempatan berpidato.

Dalam pidatonya di Kongres PKPI, Jokowi mengatakan Indonesia masih memiliki empat tantangan besar. Pertama, tingginya tingkat pengangguran, pada tahun 2014 masih tercatat sebanyak 7,2 juta orang.

Kemudian yang kedua adalah tingkat kemiskinan yang juga masih sangat tinggi, pada 2014 masih tercatat sebesar 10,96 persen.

Tantangan yang ketiga adalah kesenjangan sosial antara kaya miskin, barat dan timur yang masih terlihat kesenjangan ekonomi yang sangat besar.

Selanjutnya yang keempat atau yang terakhir adalah, masalah korupsi yang berdasarkan indeks korupsi di ASEAN, Indonesia menempati peringkat ke-enam setelah Singapura, Filipina, Malaysia dan Thailand.

"Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh pemerintah bersama-sama," ujar Jokowi seperti dilansir dari MedanBagus.com.

Selain dihadiri Jokowi, Kongres PKPI ini juga dihadiri oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono, Wakil Presiden ke-enam Tri Sutrisno, Ketua DPD Irman Gusman, dan Menkumham Yasona Laoly. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA