Gubernur Kalbar: Wajar Janji Presiden Jokowi Belum Banyak Terealisasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 14 April 2015, 18:49 WIB
rmol news logo . Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Cornelis menilai wajar janji-janji politik Jokowi-JK yang tertuang dalam Nawa Cita belum banyak terealisasi. Pasalnya, semua program Presiden dan Wakil Presiden yang termuat dalam RPJMN itu baru dimasukan di APBD 2016.

"Saya juga di awal menjabat sebagai gubernur, satu tahun baru bisa menjalankan program," kata dia dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalbar di Pontianak, Selasa (14/4).

Menurut Cornelis, Musrenbang 2015 sangat penting dan berbeda dengan 10 tahun terakhir, karena akan menyesuaikan dengan program Nawa Cita Jokowi-JK.

Ketua DPD PDIP Kalbar ini menjelaskan, Musrenbang yang dihasilkan nanti harus sesuai dengan Musrenbang Kabupaten/Kota se-Kalbar. Dan yang tidak kalah penting harus bermanfaat bagi masyarakat luas.

Cornelis juga meminta kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof H Chaniago yang hadir di acara itu, agar Kalbar diberi 'kado' pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur (jalan, bandara, pelabuhan serta listrik).

"Dan yang terpenting, jalan di perbatasan (Kalbar-Malaysia) harus mendapat perhatian. Menurut saya semua permintaan kami tadi bukan hal yang mewah," tutupnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA