Jokowi Pastikan Beras Turun Maksimal Dua Minggu Lagi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 04 Maret 2015, 12:43 WIB
Jokowi Pastikan Beras Turun Maksimal Dua Minggu Lagi
joko widodo/net
rmol news logo . Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna di kantor Presiden, Jakarta (Rabu, 4/3).

Dalam pidato pengantarnya, Jokowi menyinggung soal laju inflasi yang dalam bulan Januari dan Februari lalu mengalami deflasi.

"Kita patut bersyukur karena bulan Januari kemarin terjadi deflasi 0,24 persen, kemudian bulan Februari juga deflasi lagi (0,36 persen). Kali ini bisa kita pertahankan terus sehingga inflasi pada posisi amat rendah," ujar Presiden.

Ia berharap deflasi ini akan memberi dampak yang sangat baik terhadap pertumbuhan ekonomi, terhadap daya beli dan keringanan masyarakat dalam membeli barang yang ada.

Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada para menteri, terutama hal yang berkaitan dengan sembako untuk dipantau. Ia menyebutkan, berawal dari kenaikan harga pokok atau sembako itu tinggi rendahnya inflasi dimulai, sebagaimana yang terjadi dengan kenaikan harga beras.

Menurut Kepala Negara, pergolakan inflasi atau kenaikan harga seperti beras sebetulnya sudah kelihatan pada bulan Desember, sehingga mestinya bisa diantisipasi pada bulan Januari, dan selanjutnya dilakukan tindakan. Namun, diakuinya, jika yang pertama ini karena ada masalah sedikit keterlambatan di tanam, artinya di panennya terlambat, sehingga kurang terkendali.

"Tetapi saya yakin dengan operasi raskin kemarin kita harapkan dalam seminggu, maksimal dua minggu, saya pastikan turun sampai dua ribu. Ini menjadi pelajaran bagi kita semuanya agar bila naik sedikit bisa segera dikejar," tegas Presiden dilansir dari laman Setkab. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA