Hal itu untuk meluruskan kabar penyalahgunaan wewenang Samad lewat lobi politik dengan elite-elite PDIP jelang Pilpres 2014.
Saran ini disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 10/2).
"Menurut saya, dikonfrontir saja Abraham Samad dengan Hasto. Diadu saja siapa yang benar. Kalau ada yang salah akui salah, kalau benar ya benar, sekarang berani enggak dikonfrontir," tantang Fadli kepada dua pihak berseteru itu.
Menurut Fadli, sebenarnya diperlukan komite etik untuk memperjelas kasus tersebut. Karena itu ia mengimbau KPK bisa besikap lebih terbuka kepada masyarakat atas kasus yang membelit pimpinannya.
"Harus ada komite etik. KPK jangan menutup diri bahwa seolah-olah mereka benar semua atau polisi benar semua," terang dia.
Samad, tegas Fadli, harus jujur atas tindakannya. Jika terus berbohong maka KPK akan terkena imbas buruk.
"Saya kira Samad mengaku jujur kalau pernah ketemu. Kalau ditutupi semakin berbohong akan merugikan KPK sendiri," pintanya.
[ald]
BERITA TERKAIT: