Demikian disampaikan Ketua Umum Perayaan Natal Nasional 2014, Yohana S Yembise, dalam pernyataan persnya dikutip dari
Antara.
"Panggung sudah mulai disiapkan, kira-kira dua juta warga dari berbagai penjuru di Papua akan datang. Ini hal luar biasa karena baru pertama Presiden Republik Indonesia membuat acara Natal di Papua," kata Yohana yang juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Selain menghadiri acara Natal pada 27 Desember, Presiden juga dijadwalkan melakukan "blusukan" ke sejumlah pasar, Sekolah Luar Biasa, rumah sakit penderita AIDS untuk bersilaturahmi dan membagi-bagikan hadiah. Ramah-tamah juga direncanakan digelar dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat.
Sedangkan pada 28 Desember, Presiden direncanakan bersilaturahmi dengan masyarakat adat Papua di Wamena. Dan dilanjutkan dengan menemui para relawan pemenangan Pemilihan Presiden 2014 di Jayapura.
Pada tanggal 27 Desember semua toko-toko dan restoran akan tutup karena akan mempersiapkan Perayaan Natal Nasional di Papua. Mereka bersama masyarakat lainnya akan menyumbangkan makanan dan membantu menyiapkan perayaan sederhana.
Berdasarkan SK Menteri Agama nomor 183 Tahun 2014, Yohana S Yembise ditunjuk sebagai Ketua Umum Perayaan Natal Nasional 2014. Perayaan yang rencananya dihadiri Presiden dan Wakil Presiden tersebut juga akan dihadiri para Menteri Kabinet Kerja dan Ketua Lembaga Tingha Negara, perwakilan negara sahabat, serta 1500 orang dari seluruh penjuru Indonesia.
Tema Natal Nasional 2014 adalah "Berjumpa dengan Allah dalam Keluarga" dengan subtema "Natal Sebagai Perwujudan Revolusi Mental Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian".
[ald]
BERITA TERKAIT: